ECONOMY

Komisi IX DPR Minta Menteri Rini dan Hanif Beri Perhatian Serius

Jumat, 5 Juli 2019

Indonesiaplus.id – Efisiensi karyawan di PT Krakatau Steel (Persero/KS) dengan mem-PHK 2.500 karyawan sudah seharusnya dilakukan hati-hati. Juga, pemerintah perlu merespons cermat gagasan ini.

Manajemen KS agar berhati-hati dalam menerbitkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan tenaga kerjanya. “Efek PHK oleh PT KS ini memiliki banyak dimensi yang kompleks. Apalagi PT KS ini merupakan perusahaan milik negara,” ujar Anggota Komisi IX DPR asal Partai Nasdem, Okky Asokawati di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Mantan peragawati kondang ini, mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian atas rencana PHK terhadap ribuan pekerja KS. Artinya, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian BUMN harus memberi perhatian atas masalah ini.

“Saya kira kita perlu mendorong Kemenaker dan Kementerian BUMN dapat turut mencari format penyelesaian dengan baik atas masalah ini. Harus ekstra hati-hati dalam meresponsnya,” tandasnya.

Seharusnya ada formulasi jalan tengah yang dapat ditempuh oleh semua pihak. “Format win-win solution harus diutamakan. Keputusan harus dilakukan dengan musyawarah untuk mencari jalan tengah,” ungkapnya.

Ada efek turunan dari PHK ini harus dihitung secara matang dan cermat oleh manajemen dan pemerintah. “Bentuk kecermatan dan kehati-hatian dengan cara musyawarah dan dialog, cari format ideal dan moderat,” tandas model senior ini.[sal]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close