SPORTS

Bersiap Lawan Luksemburg, Fernando Minta Portugal Tidak Meremehkan

Indonesiaplus.id – Pada matchday ketiga Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, pelatih tim nasional (Timnas) Portugal, Fernando Santos, meminta anak asuhnya untuk tidak meremehkan Luksemburg.

Laga bakal berlangsung di Stade Josy Barthel, Rabu 31 Maret 2021 dini hari WIB. Santos memprediksi laga kontra Luksemburg tidak akan berjalan dengan mudah.

Sebab, jika melihat dalam pertandingan terakhir, Luksemburg berhasil membuat kejutan dengan menaklukkan Irlandia dengan skor 1-0.

Tidak hanya itu, Portugal belum mendapat aura positif usai mengalami kesulitan di dua laga awal. Di laga perdana, mereka harus bersusah payah untuk menaklukkan Azerbaijan dengan skor 1-0.

Setelah di laga kedua, mereka bermain imbang 2-2 kontra Serbia. Hal ini membuat Santos meminta Portugal untuk tetap waspada.

Ia menilai Luksemburg bukan hanya sekadar tim yang mengandalkan pertahanan, tetapi juga serangan yang berbahaya.

“Hal ini merupakan tim dengan banyak kapasitas, sangat baik dalam hal organisasi. Juga, bukan tim defensif. Ini adalah salah satu tim yang paling berkembang dalam beberapa tahun terakhir,” tandas Santos, mengutip dari laman resmi Portugal, Selasa (30/3/2021).

“Sedangkan, untuk hasil di Irlandia membuktikannya. Kami tahu kesulitan permainan ini, tapi kami siap untuk menang,” katanya.

Santos mengajak anak asuhnya melupakan hasil imbang kontra Serbia, sejatinya bisa dimenangkan Portugal. Kendati pernah kecewa, tetapi akhirnya ia dan tim harus bisa menerima hasil kurang menyenangkan tersebut.

“Memang ada rasa frustrasi dengan apa yang terjadi, tetapi kita harus melupakannya, karena itu tidak berguna,” tegas Santos.

Sang wasit dalam tindakan yang bermartabat. “Telah keluar untuk mengatakan secara terbuka apa yang ia katakan kepada saya bahwa ia membuat kesalahan besar,” imbuhnya.

“Selain itu, kami hanya bergantung pada diri kami sendiri dan kami harus memenangkan pertandingan kami untuk berada di Piala Dunia Qatar,” katanya.[ian]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close