NATIONAL

Sebut Foto Tara Basro Tak Langgar ITE, FUI Minta Jokowi Copot Jhonny

Indonesiaplus.id – Konten foto yang diunggah oleh artis Tara Basro di akun Twitternya, telah melanggar kesusilaan dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Jelas itu melanggar kesusilaan dan melanggar Undang-Undang ITE pasal 27 ayat 1, maka Jhony Plate yang membelanya jelas tidak layak menjadi menteri Kominfo,” ujar Sekertaris Jendral Forum Umat Islam (FUI) Ustad Muhammad Al Khaththath di Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

Menkominfo Johnny G Plate membela Tara dengan menyebut foto yang diunggah Tara di Twitter, tidak melanggar UU ITE. Johnny menyebut foto tersebut merupakan bagian dari seni karena sebagai bentuk menghormati terhadap tubuh sendiri.

Al Khaththath meminta dengan tegas meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Plate dari kursinya sebagai Menkominfo Republik Indonesia. “Presiden Jokowi harus segera mencopotnya. Gak pakai lama,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekertaris Jendral FUI Ustad Muhammad Al Khaththath menilai konten foto yang diunggah artis Tara Basro di akun Twitternya, jelas bermuatan pornografi. “Foto Tara Basro yg diunggah dan tersebar di media jelas telanjang,” katanya.

Lalu, apa yang dilakukan Tara ini jelas melanggar aturan Undang-Undang. Khususnya UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Itu jelas melanggar kesusilaan dan melanggar Undang-Undang ITE pasal 27 ayat 1,” ungkapnya.

Tara Basro membagikan posting-an bentuk tubuhnya yang menyelipkan pesan tentang ‘body positivity’. Pesan tersebut kemudian ramai dibicarakan netizen dan menjadi trending di Twitter.

Menkominfo Johnny G Plate menegaskan foto yang diunggah Tara Basro di media sosial tidak melanggar UU ITE. Johnny menyebut foto tersebut merupakan bagian dari seni karena sebagai bentuk menghormati terhadap tubuh sendiri.

“Jadi, jangan semua hal itu didiametral begitu. Ada yang mengetahui itu. Evaluasinya adalah itu bagian dari seni atau bukan. Kalau itu bagian dari seni, maka itu hal yang biasa. Namanya juga seni,” ujar Johnny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close