HUMANITIES

Salurkan Alkes, Kemensos Support Petugas Kemanusiaan Bekerja Aman di Tengah Covid-19

Indonesiaplus.id – Kementerian Sosial terus memastikan keselamatan petugas kemanusiaan dari penyebaran Covid-19, berupa penyaluran alat kesehatan (alkes) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), serta pendamping di lingkungan Direktorat Jendera Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos).

“Bantuan tersebut diberikan kepada 2.869 ASN dan PPNPN di lingkungan Ditjen Rehsos serta 3.012 pendamping di 5 Klaster Rehabilitasi Sosial yang tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, ” ujar Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat didampingi Sekretaris Ditjen Rehsos dan Inspektur Bidang Rehsos di Balai Netra “Tan Miyat” Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2020).

Selain itu, kata Harry, bantuan alkes juga disalurkan ke 6 wilayah zona merah, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Bekasi. Penyerahan alkes secara simbolis kepada Koordinator wilayah, yaitu para Direktur Rehabilitasi Sosial.

“Penyerahan alkes merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial untuk refocusing anggaran guna penanganan Covid-19, maka hari ini kita realisasikan, kita salurkan kepada pihak yang bertugas dalam pelayanan rehabilitasi sosial,” katanya.

Adapun alkes, berupa 7.763 box masker, 17.913 botol hand sanitizer ukuran 500 ml, 5.971 botol hand sanitizer ukuran 60 ml, 17.913 botol sabun pencuci tangan ukuran 250 ml, 5.971 box sarung tangan, 41 unit alat semprot disinfektan kapasitas 5 liter, 246 unit disinfektan ukuran 5 liter dan 75 box alat rapid test.

Berbagai alkes ini sangat penting bagi pegawai dan pendamping, karena saat ini Kemensos sedang menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi anak jalanan, gelandangan dan pengemis serta Penerima Manfaat (PM) lainnya yang terdampak Covid-19.

“Ke depan, ada banyak tantangan yang dihadapi para pegawai dan pendamping Rehsos. Maka alkes sangat penting untuk menghindarkan kita dari penyebaran Covid-19,” ungkap Harry.

Selain itu, Dirjen Rehsos menyalurkan paket bantuan dari Unicef berupa alat sanitasi dan kebersihan diri (Hygiene Kit) untuk 1.744 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di 8 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I.Y Yogyakarta, Bali, Sulawesi Tengah, serta Kalimantan Barat.

Juga, ada bantuan Hygiene Kit berupa disinfektan, sabun pencuci tangan, detergen pakaian dan handuk ini diberikan secara simbolis kepada Wakil Ketua Forum Nasional Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA)/LKSA, Muhammad Sidik.

“Terima kasih dan alhamdulillah hari ini kita mendapat tambahan Alat Pelindung Diri (APD) dari Unicef, mitra kerja Kemensos,” ucapnya.

Adanya Kerjasama antara Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak dengan Unicef merupakan upaya perlindungan terhadap anak-anak yang berada di luar pengasuhan keluarga, seperti di LKSA agar terhindar dari penyebaran pandemi Covid-19.

Upaya lain yang telah dilakukan untuk pencegahan dan penanganan dampak Covid-19, meliputi penyusunan dan distribusi Pedoman Melindungi Anak dari Ancaman Covid-19 di Lingkungan Balai/Loka, LKSA, dan Pengasuhan Anak dalam lembaga lainnya; Panduan Untuk Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos); Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pedoman Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi Terhadap Anak.

Penyaluran bantuan alkes dihadiri oleh para Direktur di lingkungan Ditjen Rehsos, Inspektur Bidang Rehabilitasi Sosial, Kepala Balai Rehabilitasi Sosial di daerah Bekasi, Para Kepala Bagian di lingkungan Ditjen Rehsos, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC), perwakilan Unicef dan Forum Nasional Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA)/LKSA.[mor]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close