HUMANITIES

Hilmar: Riset dan Pemilihan Tema Kelemahan Penulis Indonesia

Senin, 21 Januari 2019

Indonesiaplus.id – Sebuah buku adalah produk dari kolaborasi sehingga tidak hanya produk dari seorang penulis.

“Penulis tidak bekerja sendiri, tetapi didukung riset dan juga diskusi dengan editor,” Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Saat ini, kata Hilmar, di Indonesia banyak penulis yang memiliki naskah kemudian ditawaran ke penerbit. Berbeda di negara lain, penulis dan penerbit berkolaborasi melihat apa yang tren saat ini kemudian menjadikannya buku.

Ia melihat kelemahan dari penulis Indonesia ada di riset dan pemilihan tema. “Kemendikbud berharap ekspresi Indonesia mendapat ruang lebih luas. Penjualan saat ini buku belum besar amat, dugaan saya dari segi kualitas masih kalah,” tandasnya.

Misanya, kata Hilmar, bagaimana dulu hasil penelitian yang dijadikan skripsi kemudian dijadikan buku. Akibatnya dari segi kuantitas buku banyak, namun kurang berkualitas.[mor]

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close