GLOBAL

Ungkapkan Duka Cita, Trump Telepon pada Presiden Afghanistan

Kamis, 1 Juni 2017

Indonesiaplus.id – Ungkapan duka cita mendalam disampaikan Presiden AS Donald Trump kepada Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melalui percakapan telepon, Rabu (31/5/2017). Percakapan dilakukan beberapa jam usai serangan bom yang mengguncang ibukota Kabul di Afghanistan.

“Trump mengutuk serangan yang terjadi pada bulan suci Ramadhan dan mengatakan
sifat barbar para teroris itu merupakan musuh semua orang yang beradab,” ujar penyataan
resmi dari Gedung Putih yang dilansir dari Anadolu.

Trump memuji pemerintah Afghanistan yang bekerja cepat untuk memberikan perawatan bagi mereka yang terluka. “Dia juga memuji pasukan keamanan pemerintah Afghanistan atas usaha mereka yang teguh untuk membela orang-orang Afghanistan dari musuh yang berusaha untuk mengganggu keamanan dan kemakmuran yang sangat layak mereka dapatkan,” tulis Gedung Putih.

Tidak kurang 80 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka, setelah bom truk besar meledak di jantung Kota Kabul pada Rabu (31/5/2017) pagi. Sebagian besar dari korban tewas dan terluka yang dilaporkan adalah warga sipil.

Ledakan terjadi di dekat pusat diplomatik kota dan Istana Kepresidenan Afghanistan. Ledakan
yang sangat kuat sampai mengguncang tanah dan menghancurkan kaca bangunan di berbagai
penjuru kota.

Selain itu, serangan tersebut dilakukan saat Afghanistan akan menyelenggarakan konferensi internasional “Kabul Initiative”. Konferensi ini bertujuan untuk memaksimalkan semua upaya penyelesaian konflik secara damai di negara tersebut.

Menurut juru bicara Kantor Kepala Eksekutif di Pemerintahan Persatuan Nasional (NUG), Javed Faisal, mengatakan konferensi ‘Kabul Initiative’ akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari Afghanistan, AS, PBB, Uni Eropa, Norwegia, Kanada dan Asia Tengah.

Semua solusi konflik politik dan upaya damai di Afghanistan harus dimiliki oleh orang Afghanistan dan juga dilakukan oleh orang Afghanistan.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close