GLOBAL

Perpanjang Kekuasaan El-Sisi, Amandemen Konstitusi di Mesir Memanas

Jumat, 19 April 2019

Indonesiaplus.id – Seruan koalisi parpol oposisi kepada para pemilih untuk menolak usulan amandemen konstitusi yang memungkinkan Presiden Abdel-Fattah el-Sisi berkuasa hingga tahun 2030 membuat tensi politik di Mesir memanas.

Referendum nasional selama tiga hari itu akan dilangsungkan mulai Sabtu (20/4/2019) besok. Gerakan Demokrat Sipil, yang beranggotakan partai-partai liberal dan erhaluan kiri, mengadakan konferensi pers hari Kamis untuk mengecam Amendemen tersebut.

“Kami ingin rakyat memilih dan menyatakan tidak,” kata Abdel-Aziz al-Husseini dari partai Karam.

Namun, jika amendemen tersebut lolos, “impian dan harapan kita untuk memiliki presiden yang dipilih setiap dua masa jabatan akan berakhir,” ujar Khaled Dawood, tokoh oposisi lainnya dan juga mantan ketua partai Konstitusi yang berhaluan liberal.

Sementara itu, El-Sisi mulai berkuasa tahun 2014 usai menyingkirkan pendahulunya, presiden Islamis Mohammed Morsi, dari kelompok yang kini dilarang, Ikhwanul Muslimin.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close