GLOBAL

Mulai 6 Juli, Inggris Longgarkan Warganya Liburan ke Luar Negeri

Indonesiaplus.id – Mulai Senin (6/7/2020), aturan pembatasan perjalanan ke luar negeri yang tidak penting bagi warga negara Inggris akan dilonggarkan.

Para wisatawan yang ingin bepergian ke negara-negara Eropa tertentu, tidak harus menghabiskan 14 hari di karantina ketika mereka kembali.

Sedangkan, pemerintah Inggris mempertimbangkan aturan ini untuk tujuan tertentu a.l. Spanyol, Prancis, Yunani, Italia, Belanda, Finlandia, Belgia, Turki, Jerman dan Norwegia.

Untuk Portugal atau Swedia dikecualikan dalam pertimbangan tersebut. Daftar lengkap koridor perjalanan Inggris rencananya akan diterbitkan pekan depan.

Menurut juru bicara pemerintah menyatakan, seperti dikutip dari BBC, aturan baru itu akan memberikan kesempatan bagi masyarakakt liburan di musim panas di luar negeri, sementara tetap membantu peningkatan ekonomi Inggris.

Sementara itu, sistem zonasi ‘lampu lalu lintas’ akan diperkenalkan di mana negara-negara diklasifikasikan sebagai zona hijau, kuning dan merah tergantung pada prevalensi virus Corona.

Selain itu, Pemerintah mengatakan tidak akan ragu untuk memperketat kembali restriksi tersebut jika situasinya berubah.

Baru-baru ini, Portugal mencatat peningkatan jumlah kasus baru di dan sekitar Lisbon, di Swedia tidak mungkin masuk dalam daftar karena tingkat infeksi di sana lebih tinggi daripada di Inggris.

Kedua negara cenderung diklasifikasikan sebagai zona merah. Tetapi juru bicara pemerintah mengakui bahwa tidak akan ada yang menghentikan seseorang menghindari karantina dengan terbang ke bandara Spanyol, kemudian mengemudi melewati perbatasan ke Portugal untuk berlibur di sana dan kembali dengan rute yang sama.

Untuk Portugal yang mungkin tidak masuk ke dalam daftar pengecualian minggu depan, tengah putus asa dan berharap kunjungan wisatawan Inggris kembali normal.

Kunjungan ke AS tidak masuk dalam daftar karena situasi pandeminya, tetapi kunjungan ke negara tersebut dimungkinkan mengingat hubungan hangat antara kedua pemerintah.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close