GLOBAL

Masuk Fase New Normal, Arab Saudi Masih Tangguhkan Umrah

Indonesiaplus.id – Mulai hari ini, Ahad (21/6/2020), pukul 6 pagi waktu setempat, pemerintah kerajaan Arab Saudi mencabut jam malam untuk mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kerajaan.

Fase new normal di Arab Saudi mulai diberlakukan setelah 73 hari aktivitas warga ditutup sejak 8 April 2020. Seperti dilansir Arabnews, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan persetujuan pencabutan jam malam telah dikeluarkan pihak Kerajaan di seluruh wilayah Arab Saudi, termasuk di kota-kota Mekah dan Jeddah yang sebelumnya penduduk hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan mendesak.

Kembali membuka semua kegiatan komersial dan ekonomi akan dibuka seperti sediakala, meskipun setiap orang dan perusahaan harus menerapkan protokol kesehatan dan berkomitmen pencegahan Covid-19. Seperti wajib mengenakan masker dan menerapkan social distancing.

Namun, untuk pertemuan lebih dari 50 orang tidak diizinkan. Hukuman atau sanksi terhadap individu atau fasilitas yang melanggar aturan terkait prosedur pencegahan Covid-19 tetap diberlakukan.

Ziarah umrah dan kunjungan ke tempat-tempat suci tetap ditangguhkan. Penerbangan internasional juga tetap ditangguhkan. Pintu masuk dan keluar Arab Saudi melalui darat atau laut masih dilarang hingga pemberitahuan lebih lanjut. Semua keputusan akan ditinjau secara berkala menanti perkembangan baru.

Kementerian Kesehatan mengumumkan pada Sabtu (20/6/2020) 46 orang lagi tewas karena Covid-19 di kerajaan. Arab Saudi mengumumkan 3.941 kasus baru dan 3.153 pasien sembuh. Dari kasus-kasus baru, 740 tercatat di Riyadh, 421 di Jeddah, 354 di Mekah dan 285 di Hufof. Sebanyak 1.230 orang tewas karena covid-19 di Kerajaan sejauh ini.

Pihak otoritas Kerajaan menekankan kepada warga dan para pekerja bertangungjawab pada upaya pencegahan dan berkomitmen melaksanakan semua instruksi kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Setiap warga diminta mengunduh aplikasi Tawakkalna and Tabaud (Distancing) pada smartphone masing-masing, untuk mendapatkan info terkini terkait instruksi kesehatan, petunjuk dan perkembangan penyebaran virus.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close