GLOBAL

Marine Le Pen Sukses Dikalahkan Emmanuel Macron dalam Pilpres Prancis

Senin, 8 Mei 2017 

Indonesiaplus.id – Akhirnya Marine Le Pen bisa dikalahkan Emmanuel Macron memenangkan kursi Presiden Prancis mengalahkan saingan terberatnya.

Hasil pemungutan suara Macron memenangkan lebih dari 65 persen. Sementara Le Pen yang merupakan tokoh sayap kanan, hanya meraih sekitar 35 persen.

Seetelah hasil penghitungan suara cepat usai, Macron memberikan pidato kepada di hadapan pendukungnya. Menurutnya kemenangan ini ada ‘lembaran sejarah baru untuk Prancis’.

“Kemenangan ini ada sebuah kehormatan besar sekaligus menjadi tanggung jawab besar, karena diraih dengan susah payah,” ujar Macron kepada pendukungnya, seperti dikutip Associated Press, Minggu 7 Mei malam waktu Prancis, Senin (8/5/2017), waktu Indonesia.

“Dalam semangat kemenangan, Saya akan berjuang melawan ketidakadilan, memastikan keaman dan persatuan bangsa,” katanya.

Macron menambahkan, dia akan membela Prancis dan Eropa. “Tugas yang berat (dalam bidang) pendidikan dan budaya. Saya akan memberikan harapan untuk negeri ini,” ucapnya.

Tidak lupa Macron juga memberikan penghormatan kepada rivalnya, Le Pen dan mengucapkan Presiden Francois Hollande yang sudah mengabdi selama lima tahun.

Pasca kekalahan dalam pemilu kali ini, membuat Marine Le Pen mengubah arah Partai Front Nasional yang dipimpinnya. Menurutnya, Front Nasional harus berubah dan meminta seluruh ‘patriot’ untuk bergabung.

Dihadapan para pendukung Le Pen menunggu hasil pemilu di Chalêt du Lac, Bois de Vincennes, Paris. Sepertinya dia tidak akan mengadakan pesta kemenangan. Meskipun kalah, Marine Le Pen adalah rival kuat untuk Emmanuel Macron. Retorika nasionalisnya turut menjadi perhatian warga Prancis.

Sebagai tokoh sayap kanan, Le Pen sangat anti terhadap imigran. Selain itu dirinya mendukung Prancis keluar dari Uni Eropa.[Fat]

 

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close