GLOBAL

Gelombang Pertama Jamaah Haji Indonesia, Disambut Suhu Ekstrem

Sabtu, 29 Juli 2017

Indonesiaplus.id – Untuk ukuran orang Indonesia suhu di Arab Saudi sangat tinggi, berkisar 41-49 celcius. Maka, para jemaah haji diminta menyiapkan berbagai hal agar kondisi fisik sehat saat menjalankan ibadah.

Gelombang pertama jemaah datang di Madinah, Jumat (28/7/2017), pada pukul 11.10 Waktu Arab Saudi (WAS). Sebanyak 389 orang berasal dari Medan.

2-3 jam berikutnya disusul rombongan embarkasi Jakarta. Rombongan terakhir hari ini dijadwalkan tiba pada pukul 22.25 WAS atau dini hari waktu Indonesia.

Para jemaah sangat bahagia saat keluar dari pintu Terminal Haji Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Mereka tak dapat menyembunyikan kesannya terhadap cuaca. Sebagian di antaranya menutup hidung dengan masker.

“Panasnya beda ya,” ujar seorang jemaah sambil menyeret tas bawaan ke Paviliun Haji Indonesia yang berada di dekat pintu keluar Termina Haji.

Usai beristiraha dari Paviliun Haji, para jemaah diangkut menggunakan bus ke pemondokan di sekitar Masjid Nabawi. Mereka dijadwalkan berada di Madinah selama 8-9 hari sebelum bergeser ke Mekkah untuk mengikuti prosesi haji.

Suhu ekstrem diperkirakan akan terus terjadi sepanjang musim haji, yakni periode Agustus-Oktober. Jemaah diminta bersiap.

Kasubsi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Ika Nurfarida Soleh, mengatakan jemaah harus memperbanyak minum air, sering-sering menyemprot wajah atau bagian tubuh dengan air, memakai masker basah, dan membawa payung atau peralatan penunjang lain saat bepergian ke manapun.

“Harus sering minum air meski tidak haus, juga jangan sampai terpapar matahari langsung. Hindari aktivitas fisik berlebihan, terutama untuk kegiatan di luar ibadah,” ujarnya.

Data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hari ini total jemaah tiba di Madinah berjumlah 4.524 orang. Gelombang berikutnya akan tiba dalam beberapa hari ke depan.[Fat]

Related Articles

Back to top button