ECONOMY

Pengamat: Diprediksi Rupiah Kembali Melanjutkan Penguatan

Jumat, 21 Juni 2019

Indonesiaplus.id – Perdagangan hari ini, rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi kembali menguat.

Rupiah diyakini melanjutkan penguatan Kamis (20/6) lalu, di mana nilai tukar mata uang garuda itu ditutup menguat 87 poin atau 0,61% ke level Rp14.182 per USD,

Menruut Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra kurs rupiah pada perdagangan Kamis ini akan bergerak di kisaran Rp14.120-Rp14.220 per USD.

Terdapat faktor pendorong rupiah menguat menurutnya adalah sinyal pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang bisa membuat rupiah melanjutkan relinya.

“Tentu masih euforia pernyataan Fed yang memberi sinyal pemangkasan suku bunga acuan tahun ini,” ujar Ariston di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Kebijakan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah untuk bank umum Konvensional dan bank umum syariah/unit usaha syariah sebesar 50 bps (0,5%) masing-masing menjadi 6,0% dan 4,5%, dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0% ikut mendorong penguatan.

“Kebijakan penurunan GWM oleh BI juga positif untuk rupiah karena itu bakal mendorong pertumbuhan kredit dan ekonomi,” tegasnya.[sal]

Related Articles

Back to top button