NATIONAL

Tak Banyak Pilihan, Anies Segera Berlakukan PSBB Seperti Awal Pandemi Covid-19

Indonesiaplus.id – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan lagi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti awal ketika wabah pandemi COVID-19 menyerang Ibu Kota.

Diterapkan secara total atau tidak lagi seperti PSBB transisi yang selama ini dilakukan. “Kita terpaksa menerapkan kembali PSBB seperti masa awal pandemi dulu, bukan lagi masa transisi, tapi PSBB awal dulu,” ucap Anies melalui video conference di Jakarta, Rabu (9/9/2020) malam.

Namun, keputusan Anies tersebut berdasarkan hasil rapat internal bersama gugus tugas Ibu Kota, dan menyimpulkan bahwa Jakarta akan menarik rem darurat.

“Melihat kedaruratan ini, maka tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin,” tandasnya.

Data paling anyar Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.904 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, 7.923 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.026 positif dan 6.897 negatif.

“Rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 67.335. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.146,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Jumlah kasus konfirmasi positif secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 49.837 kasus. Dari jumlah tersebut, total 37.245 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7 persen, dan total 1.347 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,7 persen, tingkat kematian di Indonesia sebesar 4,1 persen.

“Jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.245 yang masih dirawat atau diisolasi),” pungkasnya.[sap]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close