BMKG: 7 Kali Gempa di Atas Magnitudo 5.0 Guncang Tapanuli Utara
Indonesiaplus.id – Wilayah Tapanuli Utara, Sumatra Utara pada Sabtu (1/10/2022) dini hari, setidaknya tujuh kali diguncang gempa berkekuatan di atas magnitudo di atas 5.0.
Keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut ini adalah gempa yang melanda Tapanuli Utara:
- Gempa Magnitudo: 6.0, Kedalaman: 10 km, 01 Okt 2022 02:28:41 WIB, Koordinat: 2.13 LU-98.89 BT (15 km BaratLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Tidak berpotensi tsunami #BMKG
- Gempa Mag:6.0, 01-Okt-22 02:28:41 WIB, Lok:2.13 LU,98.89 BT (15 km BaratLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG
- Gempa Mag:6.0, 01-Okt-22 02:28:41 WIB, Lok:2.13 LU, 98.89 BT (Pusat gempa berada di darat 15 km baratLaut TapanuliUtara), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) VI Tarutung, IV Singkil, V Sipahutar, III Tapaktuan, III Gunung Sitoli #BMKG
- Gempa Mag:5.1, 01-Okt-22 02:50:35 WIB, Lok:2.05 LU,98.99 BT (4 km TimurLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG
- Gempa Magnitudo: 5.1, Kedalaman: 10 km, 01 Okt 2022 02:50:35 WIB, Koordinat: 2.05 LU-98.99 BT (4 km TimurLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Tidak berpotensi tsunami #BMKG
- Gempa Mag:5.0, 01-Okt-22 03:37:40 WIB, Lok:2.03 LU,98.97 BT (1 km TimurLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG
- #Gempa Magnitudo: 5.0, Kedalaman: 10 km, 01 Okt 2022 03:37:40 WIB, Koordinat: 2.03 LU-98.97 BT (1 km TimurLaut TAPANULIUTARA-SUMUT), Tidak berpotensi tsunami #BMKG
BMKG melaporkan bahwa di sejumlah wilayah merasakan getaran gempa tersebut seperti Tarutung dengan skala VI Modified Mercalli Intensity, Singkil (IV), Sipahutar (V), Tapaktuan (III), dan Gunung Sitoli (III).
BMKG juga menerangkan gempba dengan skala Mercalli merupakan salah satu satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, terutama jika tidak terdapat peralatan seismometer di tempat kejadian.
Pada skala II, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan skala III, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Sedangkan, dalam skala IV, gempa dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah serta ditandai antara lain jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.
Di skala V, getaran dirasakan hampir semua orang ditandai dengan barang terpelanting, tiang dan barang besar bergoyang.
Hingga kini belum ada laporan terkait korban jiwa maupun rumah terdampak. BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa bumi susulan yang mungkin saja terjadi.[yus]





