GLOBAL

Peringatan WHO untuk Dunia Bersiap Hadapi Corona Gelombang Kedua

Indonesiaplus.id – Peringatan dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar bersiap menghadapi potensi kemunculan kembali infeksi virus corona.

Menurut pemimpin teknis khusus untuk virus corona, Maria Van Kerkhove bahwa peringatan tersebut dikeluarkan usai ada laporan kemunculan lagi corona di sejumlah negara.

Di sejumlah negara seperti Korea Selatan, China, Singapura, hingga Hong Kong yang sempat berada di titik nol pandemi baru-baru ini melaporkan kembali kasus baru corona.

“Tetapi benar-benar penting adalah bahwa di China, Korea Selatan, dan China telah memiliki sistem mengidentifikasi virus dengan cepat. Juga, mereka bisa dengan cepat melakukan pelacakan kontak orang yang terinfeksi,” ujar Kerkhove saat berbicara di panel diskusi CNN.

Kerkhove menuturkan ada beberapa alasan warga di dunia mewaspadai kemunculan gelombang kedua corona. Kemunculan klaster baru dan wabah yang sebagian besar terkonsentrasi di satu tempat dengan kehadiran orang dalam jumlah banyak menjadi hal yang harus diwaspadai.

Kemunculan kembali virus corona menjadi pelajaran bagi seluruh dunia bahwa SARS-nCov-2 belum benar-benar berhasil ditaklukkan.

“Virus suka mencari peluang bangkit kembali dan terus meningkat. Kita semua harus siap untuk itu (potensi gelombang kedua,” katanya.

Potensi kemunculan gelombang kedua Covid-19 bisa menjadi pertimbangan bagi negara-negara yang hingga kini tengah berencana mencabut penguncian wilayah (lockdown).

Pernyataan Kerkhove disampaikan setelah muncul laporan klaster baru corona di sejumlah negara yang sempat mencatat nihil kasus corona seperti China, Korea Selatan, Hong Kong, dan Singapura.

Sementara China dengan cepat memutuskan lockdown Kota Jilin usai menjadi klaster baru penyebaran corona. Korea Selatan kembali meminta bar dan kelab malam tutup setelah muncul klaster baru penularan virus corona di sebuah kelab malam.

Berdasarkan data dihimpun Worldometers diketahui saat ini kasus corona global tercatat sudah mencapai 4.520.686 dengan 303.065 kematian dan 1.701.985 pasien dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Amerika Serikat, Spanyol, dan Rusia menjadi tiga negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Hingga kini Indonesia memiliki 16.006 kasus dengan 1.043 pasien tewas dan 3.518 orang sembuh.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close