GLOBAL

Lamban Hadapi Covid-19, Bill Gates Kritik Keras Kebijakan Trump

Indonesiaplus.id – Pemerintahan Trump dinilai kehilangan kesempatan untuk mengendalikan virus corona tanpa mandatory lockdown.

“Pemerintah AS melewati kesempatan untuk mengendalikan covid-19 tanpa shutdown. Kami tidak bertindak cukup cepat untuk memiliki kemampuan untuk menghindari penutupan,” ujar pendiri Microsoft, Bill Gates dalam acara virtual TED Connects, seperti dilansir CNBC, Kamis (26/3/2020).

Saat ini, AS menjadi negara terdampak terburuk ketiga di dunia dengan hampir 600 kematian dan hampir 50.000 kasus yang dikonfirmasi dari seluruh 50 negara bagian, Washington, D.C., dan setidaknya tiga wilayah AS lainnya.

Dari berbagai angka tersebut kemungkinan akan naik karena AS terus meningkatkan upaya pengujiannya yang kurang baik.

“Soal pengujian, kami masih belum menciptakan kapasitas itu dan menerapkannya pada orang yang membutuhkan. Tapi pengujian di AS tidak cukup terorganisir,” tandasnya.

Juga, pemerintah AS telah mulai memberitahu penduduk untuk tetap di rumah. Namun, Gates mengatakan meskipun berpotensi berdampak bencana pada perekonomian, lockdown harus berlangsung selama enam hingga 10 minggu.

Senin lalu, Trump mendesak ekonomi AS kembali ke bisnis seperti biasa dalam waktu 15 hari. Padahal, sebagian besar pakar kesehatan masyarakat menyarankan penahanan membuka kembali perekonomian sebab diprediksi wabah dapat berlangsung selama beberapa bulan. “Negara kita harus kembali bekerja atau nantinya akan sangat sulit untuk memulai kembali,” kata Trump.

Memang, Trump sangat vokal menyuarakan pendapatnya terkait keharusan mengakhiri perintah tetap tinggal di rumah yang diberlakukan pada hampir satu per tiga warga AS untuk memperlambat penyebaran covid-19 tersebut.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close