GLOBAL

CIA dan BND Bajak Dokumen Rahasia Berbagai Negara Melalui Crypto AG

Indonesiaplus.id – Media Amerika Serikat (AS), Jerman dan Swiss melaporkan bahwa badan intelijen AS dan Jerman membajak komunikasi rahasia berbagai negara di seluruh dunia selama beberapa dekade.

Adapun modus yang digunakan yaitu menggunakan kontrol tersembunyi melalui perusahaan enkripsi teratas Crypto AG.

Perusahaan Swiss itu merupakan pemasok utama perangkat pengkodean komunikasi terhadap sedikitnya 120 negara.

Mulai dari periode setelah Perang Dunia II hingga awal abad ini, termasuk Iran, pemerintah di Amerika Selatan, India dan Pakistan. Demikian laporan Washington Post, televisi Jerman ZTE dan media negara Swiss SRF.

Sedangkan, pemerintahan sejumlah negara itu tidak mengetahui Crypto secara diam-diam dimiliki oleh Badan Intelijen Nasional AS (CIA) bersama BND, Badan Intelijen milik Jerman, memasang peralatan Crypto agar mudah memecahkan sejumlah kode dan membaca pesan-pesan pemerintah negara tersebut.

Laporan Washington Post sebuah laporan paling rahasia dalam CIA itu mengidentifikasi beberapa petugas CIA yang mengawasi operasi itu beserta pihak eksekutif Crypto yang memungkinkan pembajakan global informasi rahasia negara tersebut.

Bahkan, ditekankan juga perusahaan itu mengeruk jutaan dolar sambil memberi akses terhadap sejumlah rahasia kliennya kepada intelijen Barat.

Juga, beberapa laporan media mencatat walaupun sejumlah negara memanfaatkan produk-produk Crypto, lawan terbesar Barat, Rusia dan Cina, tidak pernah melakukan hal serupa. CIA belum memberi komentar terkait laporan itu.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close