GLOBAL

Arab Saudi Umumkan Putri Rima Menjadi Duta Besar untuk AS

Senin, 25 Februari 2019

Indonesiaplus.id – Putri Rima binti Bandar al-Saud akan menjadi duta besar berikutnya untuk Amerika Serikat (AS). Hal itu diumumkan oleh pemerintah Arab Saudi dan Rima menjadi perempuan pertama yang ditunjuk sebagai duta besar kerajaan.

Pengangkatan Rima diumumkan ke publik melalui dekrit kerajaan pada hari Sabtu (23/2/2019). Dia akan menjalankan tugas sebagai duta besar di masa sulit, di mana Arab Saudi tengah mencoba meredakan  kemarahan internasional atas kematian wartawan Jamal Khashoggi.

Usai memberikan berbagai penjelasan yang bertentangan tentang apa yang terjadi, Saudi akhirnya mengakui Khashoggi, yang dulunya dekat dengan kerajaan, dibunuh setelah memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul, tahun lalu.

Sebelum kematiannya, Khashoggi adalah kolumnis surat kabar Washington Post yang sering mengkritik  pemerintah Arab Saudi.

Namun, Arab Saudi menyangkal bahwa Putra Mahkota Mohammed Bin Salman terlibat dalam kematiannya – klaim yang diragukan oleh intelijen AS.

Anggota parlemen AS telah mendesak Gedung Putih untuk menyelidiki masalah ini lebih lanjut. Baru-baru ini, anggota Kongres juga menyelidiki hubungan AS-Saudi di bidang lain, termasuk teknologi nuklir dan perang di Yaman.

Sosok Rima yang mengisi jabatan yang ditinggalkan adik putra mahkota, Pangeran Khalid bin Salman, yang telah ditunjuk sebagai wakil menteri pertahanan Arab Saudi.

Rima mengikuti jejak ayahnya, Bandar bin Sultan al-Saud, yang memegang jabatan duta besar AS dari tahun  1983 hingga 2005.

Ia tumbuh besar di AS dan mendapat gelar Bachelor of Arts dalam studi Museum dari Universitas George Washington. Sejak kembali ke Riyadh pada 2005, Rima telah bekerja di sektor swasta dan publik.

Dia telah memegang beberapa jabatan bisnis, termasuk sebagai CEO sebuah perusahaan ritel, Harvey Nichols  Riyadh.

Sang putri dipandang sebagai pendukung hak-hak perempuan di Arab Saudi, negara yang sering dikritik karena  masalah kesetaraan gender.

Bahkan, baru-baru ini ia bekerja di Otoritas Olahraga Umum kerajaan, dengan fokus pada peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang olahraga. Dia juga dikenal karena kegiatannya di bidang advokasi kanker payudara.[fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close