GLOBAL

Pangeran Mohammed Sebut Perempuan Saudi Harus Berpakaian Layak dan Hormat

Selasa, 20 Maret 2018

Indonesiaplus.id – Para perempuan di negaranya tidak harus mengenakan penutup kepala atau jubah hitam yang diberi nama abaya, selama pakaian yang dikenakannya ‘layak dan hormat’.

Demikian disampaikan putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. Sejak ditetapkan sebagai ahli waris Kerajaan Arab Saudi, ia melakukan sejumlah terobosan di negara kaya minyak itu.

Salah satunya adalah mengizinkan perempuan untuk menghadiri ajang olahraga serta mengemudikan mobil sendiri.

“Hukumnya sudah sangat jelas dan termuat di syariat Islam bahwa perempuan harus memakai pakaian yang layak dan penuh penghormatan, seperti halnya pria,” ujar Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al Saud dalam wawancara dengan stasiun televisi CBS, dinukil dari Reuters, Selasa (20/3/2018).

“Kendati demikian, hukum tersebut tidak secara spesifik menyatakan abaya hitam atau penutup kepala berwarna hitam. Keputusan itu sepenuhnya ada di tangan kaum perempuan untuk menentukan seperti apa kelayakan dan kehormatan pakaian yang dipilihnya,” kata alumni King Saud University itu.

Sejumlah perubahan yang terjadi di Arab Saudi diapresiasi sebagai langkah menuju modernisasi di negara yang cukup konservatif itu. Selama ini, para perempuan di Arab Saudi benar-benar diatur dengan ketat, termasuk cara berpakaian serta harus didampingi oleh wali ketika bepergian.

Perempuan di Arab Saudi saat ini mulai memakai abaya dengan warna yang lebih bervariasi. Selain itu, gaya abaya yang sedikit terbuka dengan tetap menggunakan rok panjang atau celana jins di dalam juga menjadi tren tersendiri di Arab Saudi.

Pada 8 Maret, sekelompok perempuan di Jeddah menandai Hari Perempuan Internasional dengan cara melakukan hak mereka yang belum lama ini diberikan, yakni berolahraga. Para aktivis masih keberatan karena Arab Saudi menerapkan sistem perwalian yang ketat bagi perempuan yang ingin menempuh studi di luar negeri, bepergian, atau melakukan aktivitas lainnya.[Fat]

Show More

Related Articles

Back to top button
Close